Pasaman Barat,Onenewsindonesia - Himpunan Media Online Talamau (HARIMAU) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat, khususnya yang berdomisili di kawasan rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan seiring terjadinya cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan banjir bandang.
Ketua Himpunan Media Online Talamau, Dedi Syahrial, menyampaikan bahwa wilayah Talamau dan sekitarnya memiliki topografi perbukitan yang sangat rentan terhadap pergerakan tanah saat diguyur hujan lebat secara terus-menerus. Oleh karena itu, kesiapsiapsiagaan mandiri dari masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko serta menghindari adanya korban jiwa.
Warga yang tinggal di bawah lereng perbukitan diminta segera mengungsi ke tempat aman jika melihat adanya rekahan tanah, mata air baru yang keruh, atau pohon yang mulai miring.
Bagi masyarakat di bantaran sungai, harap selalu siaga terhadap kenaikan debit air secara mendadak, terutama jika wilayah hulu diguyur hujan lebat tanpa henti.
Para pengguna jalan yang hendak melewati jalur lintas Talu - Simpang Ampek diimbau untuk menunda perjalanan saat hujan deras guna menghindari titik-titik rawan longsor yang kerap menutup akses jalan utama.
Mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) atau ronda malam demi mempercepat penyebaran informasi dan evakuasi dini jika terjadi situasi darurat.
Melalui seluruh jaringan media siber yang tergabung dalam organisasi, Himpunan Media Online Talamau berkomitmen untuk terus menyajikan informasi terkini (up-to-date) mengenai perkembangan cuaca, titik kemacetan akibat material longsor, serta panduan keselamatan dari pihak berwenang.
Masyarakat juga diminta tidak mudah panik namun tetap rasional, serta segera berkoordinasi dengan perangkat Nagari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maupun relawan kemanusiaan terdekat apabila menemukan tanda-tanda awal terjadinya bencana di lingkungan masing-masing.
(Pena Keumatan)

0 Komentar