PADANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang bersama sejumlah unsur terkait melaksanakan operasi gabungan berupa razia dan penggeledahan blok hunian serta tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (22/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut melibatkan Satbrimob Polda Sumbar, Polsek Padang Barat, Kodim 0312 Padang dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat.
Operasi dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Padang, Ronaldo Devinci Talesa, bersama jajaran dan petugas Lapas.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi sekaligus implementasi berkelanjutan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba serta mencegah berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rutan.
Selain itu, razia dilakukan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban serta mencegah masuknya handphone ilegal, narkoba maupun barang terlarang lainnya ke dalam lingkungan pemasyarakatan.
Penggeledahan menyasar seluruh kamar hunian pada Blok A-1, A-2, B-1, B-3 dan B-6, termasuk pemeriksaan badan terhadap WBP.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian. Barang tersebut antara lain satu stop kontak, tiga piring kaca, dua gelas kaca, dua terminal, tiga kaleng, delapan sendok besi, 25 botol parfum kaca, dua obeng, satu tang, satu kunci pass, tiga cermin, satu ikat pinggang, satu gunting dan tiga pisau cutter.
Meski menemukan sejumlah barang terlarang tersebut, petugas memastikan tidak ditemukan handphone maupun narkoba di dalam blok hunian atau hasil pemeriksaan dinyatakan nihil untuk dua jenis barang tersebut.
Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain razia, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap 124 pegawai dan 50 WBP. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas klinik Lapas bersama anggota BNNP Sumatera Barat dengan pengawasan pihak terkait.
Dari hasil pemeriksaan seluruh sampel urine, 124 pegawai dan 50 WBP dinyatakan negatif narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIA Padang, Ronaldo Devinci Talesa, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.
Pelaksanaan operasi dilakukan secara terukur, humanis, profesional dan transparan dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta memperhatikan keamanan petugas maupun WBP.
(**)



0 Komentar