BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner

Presiden IPM Mendukung STAIN Madina Menjadi IAIN Syeikh Abdul Qodir Al Mandili

 

MANDAILING NATAL (SUMUT) ONE NEWS INDONESIA.COM l Peralihan yayasan Staim menjadi kampus negeri STAIN Madina beberapa tahun yang lewat adalah kebanggan bagi kita bersama umumnya di Sumatera Utara dan Khususnya Mandiling Tapanuli Bagian Selatan Pasaman, kita sangat mengapreasasi pemda Madina yang selalu membantu berdirinya STAIN Madina dan persiapan menjadi Institute Agama Islam Negeri bahkan menuju Universitas Islam Negeri.


Harapan kita kedepan STAIN Madina yang belum ada dalam pengusulan Menjadi Institute atau Universitas menjadi IAIN Syeikh Abdul Qodir Al Mandili seperti usulan beberapa tokoh masyarakat Mandailing


Hal ini diungkapkan Presiden Ikatan Pemuda Mandailing Tan Gozali Nasution kepada awak media di Panyabungan pada Senin (04/09/2023).


Kalau kita lihat sejarah nama Syeikh Abdul Qodir Adalah Ulama besar Dari Mandailing Yang pertama menjadi Imam Besar Masjidil Haram jauh sebelum Syeikh Junaidi Thola Rangkuti & Syeikh Mustafa Husein di Makkah bahkan Mereka masih sempat berguru sama Syeikh Abdul Qodir Al Mandili


Beliau bukan hanya Masyur di Makkah bahkan di Malaysia


Anaknya adalah Syeikh Muhammad Ja'far Nasution pendiri Mesjid Raya Panyabungan dan ulama pendiri Rumah Tahfiz pertama di Mandailing


Menurut Informasi Syeikh Abdul Qodir Al Madili pernah menjadi Menteri Pertahanan Arab Saudi

Presiden Ikatan Pemuda Mandailing menyampaikan kebanggaan bersama khususnya warga Mandiling Tapanuli Bagian Selatan Pasaman, jika Yayasan STAIN beralih menjadi Kampus STAIN Madina.


"Kita sangat mengapreasasi pemda Madina yang selalu membantu berdirinya STAIN Madina dan persiapan menjadi Institute Agama Islam Negeri bahkan menuju Universitas Islam Negeri," kata Presiden Ikatan Pemuda Mandailing Tan Gozali Nasution.


Harapan kita kedepan STAIN Madina yang belum ada dalam pengusulan Menjadi Institute atau Universitas menjadi IAIN Syeikh Abdul Qodir Al Mandili seperti usulan beberapa tokoh masyarakat Mandaiiling," imbuhnya.


Sambungnya menjelaskan, sejarah nama Syeikh Abdul Qodir adalah ulama besar dari Mandailing yang pertama menjadi Imam Besar Masjidil Haram jauh sebelum Syeikh Junaidi Thola Rangkuti & Syeikh Mustafa Husein di Makkah, bahkan keduanya masih sempat berguru sama Syeikh Abdul Qodir Al Mandili.


"Ia bukan hanya Masyur di Makkah bahkan di Malaysia, anaknya adalah Syeikh Muhammad Ja'far Nasution pendiri Mesjid Raya Panyabungan dan ulama pendiri Rumah Tahfiz pertama di Mandailing, selanjutnya.


Menurut Informasi Syeikh Abdul Qodir Al Madili pernah menjadi Menteri Pertahanan Arab Saudi.



Reporter : (M.S)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.onenewsindonesia.top, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: Fitrya Sari